RSS Feed

[curhat] Miris dengan Boardcast tentang Puasa Rajab

Posted on

A’udzubillahiminasy syaitonirrojim. Bismillah..

sumber gambar: internet

sumber gambar: internet

28 April 2014, hari ini adalah kali kesekian aku menerima boradcast bertuliskan begini:

Bulan Rajab jatuh pada tgl 30 April
*Barang siapa yg berpuasa 1hari maka seperti laksana puasa 1tahun,
*Barang siapa yg berpuasa 7hari maka di tutup pintu2 Neraka Jahanam.
*Barang siapa yg berpuasa 8hari maka di buka pintu 8 Surga. *Barang siapa yg berpuasa 10hr maka akan di kabulkan segala perminta’anya
*Barang siapa yg mengingatkn kpd org lain ttg ini,Seakan ibadah 80th Amien…
Insya Allah… ”Subhanallah”

seorang muslim mestinya cerdas, minimal jika tidak mengerti, mari bertanya lebih dahulu kepada alim ulama tentang benar tidaknya perintah berpuasa sunnah di bulan Rajab itu. Sementara ada riwayat yang menerangkan dengan jelas tentang bulan Sya’ban yang shahih sering kita dengar,

Dari Aisyah Radhiyallahu Anha, ia menceritakan: “Aku tidak melihat Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam menyempurnakan puasa satu bulan penuh, selain pada bulan Ramadhan. Dan aku tidak melihat beliau pada bulan-bulan yang lain berpuasa lebih banyak dari bulan Sya’ban.” (Muttafaqun ‘Alaih)

Hadist ini shahih dan begitu masyur, dari hadist itu saja mestinya sebagai muslim yang mencitai Rasulullah, beliau yang begitu sempurnanya dijaga dan dicintai Allah SWT, panutan dan teladan kita, jelas sekali, tidak berpuasa lebih banyak di bulan-bulan lain selain Sya’ban dan Ramadhan. Lalu, apakah kita lantas mau percaya dengan boardcast itu? Sebab ingin mendapatkan pahala yang berlimpah, namun tidak mencontoh Rasul?

Semoga Allah selalu menunjukkan kita dalam kebenaran.

Boardcast di atas jelas sangat mengusikku. sehingga lantas kubuka literatur yang memang jelas memerintahkan puasa sunnah di bulan Rajab. Hasilnya?

Aku malah menjumpai tulisan berjudul “Waktu-waktu Dimakruhkannya Berpuasa”

mengejutkan, sebab point pertama adalah “Mengkhususkan Bulan Rajab Untuk Berpuasa”

waktu lain yang makruh berpuasa adalah, berpuasa pada hari Jumat saja, berpuasa pada hari sabtu saja, berpuasa pada hari yang diragukan, berpuasa khusus pada tahun baru dan hari besar orang kafir, puasa wishal, puasa dahr, puasa(sunnah)nya seorang istri tanpa seijin suami, dan puasa di dua hari terakhir di bulan Sya’ban.

Lantas, apa sebab puasa sunnah di bulan Rajab dimakruhkan, disarankan lebih baik untuk tidak dikerjakan?

Begini potongan penjelasan yang saya dapatkan;

Berpuasa satu bulan penuh pada bulan Rajab merupakan amalan yang dimakruhkan. Akan tetapi, jika ada wanita muslim (muslimah) yang hendak berpuasa pada bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa secara berselang. Karena, ini (Rajab) merupakan bulan yang diagungkan oleh orang-orang jahiliyah. Sebagaimana diriwayatkan dari Ibnu Umar, bahwa apabila melihat orang-orang jahiliyah dan semua persiapan mereka untuk menyambut bulan Rajab, maka ia (Ibnu Umar) membencinya seraya berkata: “Berpuasalah dan berbukalah pada bulan itu.” (HR. Ahmad)

Berpuasa secara berselang dalam pemahaman sama artinya dengan “Berpuasalah dan berbukalan pada bulan itu.” Bermakna, boleh kita berpuasa dengan niat melakukan puasa sunnah Senin-Kamis, atau berpuasa Daud, atau berpuasa Aiyamul bidh (berpuasa 3 hari di tengah bulan dalam penanggalan Qomariyah).

Dan syukurlah, pagi tadi seorang teman mengirim boardcast tentang ini,

Bismillah..
Ibnu Hajar mengatakan :
“Tidak terdpat riwayat yg sahih Чªπğ layak di jadikan dalil tentang keutamaan bulan Rajab, tidak pula dalil yg shahih tentang puasa Rajab atau puasa di tanggal tertentu di bulan rajab, atau shalat tahajud d malam tertentu di bulan Rajab”Keterangan yg sama juga d sampaikn oleh Imam Ibnu Rajab, dlm karyanya Чªπğ mengupas amalan sepanjang tahun.
Beliau mengatakan :
” Tidak terdapat dalil yg shahih tntg ajaran shalat tertentu d bulan rajab. Adapun Hadist Чªπğ menyebutkan keutamaan shlat Raghaib di malam jum’at pertama bulan Rajab adalah hadist dusta, batil, dn tidak shahih. Shalat Raghaib adalaha bid’ah, menurut mayoritas ulama “Apa itu rajab ??
Umar mengatakan : sesungguhnya rajab adalah bulan yg di agungkan masyarakat jahiliyah, setelah islam datang, kmdian di tinggalkan

Allahu a’lam…

 
Satu lagi kajian yang kubaca hari ini (30 April 2014), semoga menjadi bahan renungan dan pemahaman kita semua. Begini ditulis;

Fatwa para Ulama terkait Ibadah Khusus di Bulan Rajab. “Semua hadits yang menyebutkan puasa Rajab dan shalat pada sebagian malamnya adalah kebohongan yang diada-adakan.” (Al-Manar Al-Munif, hal. 96)

Al-Hafidz Ibnu Hajar berkata dalam kitab Tabyinul Ujab, hal. 11:

“Tidak ada hadits shahih yang layak dijadikan hujjah tentang keutamaan bulan Rajab, tidak juga dalam puasanya atau puasa tertentu , begitu juga (tidak ada) qiyamullail tertentu di dalamnya.”

Syekh Sayyid Sabiq rahimahullah berkata dalam kitab Fiqih Sunnah, 1/383:

“Puasa Rajab tidak ada keutamaan tambahan dibandingkan dengan (bulan-bulan) lainnya. Hanya saja ia termasuk bulan Haram. Tidak ada dalam sunnah yang shahih bahwa berpuasa mempunyai keutamaan khusus. Adapun (hadits) yang ada tentang hal itu, tidak dapat dijadikan hujjah.”

Ihdinash Shiraatalmustaqiim, Allah Yaa Rabb, selalu, tunjukilah kami jalan yang lurus.

Saudaraku, Semoga tulisan yang sedikit ini bermanfaat.

 

 

 

 

 

—————————eon

shelter7.1156.28042014

 

About dkaekas

Hamba nan faqir yang mengharap sebaik-baik takdir; keridhoan Robbul'alamin

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: