RSS Feed

[muhasabah] meletakkan harap

Posted on

Betapa harapan akan selalu terbentur dengan tembok raksasa, kuat dan kokoh, sulit dan kian susah ditembus diri.
Betapa harapan akan selalu menemui jalan buntu, sangat sulit bahkan melihat celah cahaya sekali pun.
Betapa harapan akan selalu menyesakkan, mendatangkan sakit di tubuh dan hati, membawa kepada putus asa hingga mengakhiri hidup adalah pilihan satu-satunya.
Betapa kesulitan akan terus bertambah-tambah, mengapa?

Sebab kami lupa, merendahkan diri.
Sebab kamu lupa, menundukkan diri.
Sebab kami lupa, di mana semestinya harap diletakkan.
Harapan bukan diletakkan di diri, diletakkan pada kekasih, suami, istri, anak, keluarga, bahkan bukan di tempat kami mencurah segala energi. Dimana semestinya?

Allahurobbi, kekasih para hamba yang shalih. Yaa Latif Yaa Nuur
Pada-Mu lah tempat harapan disandarkan, diletakkan, diserahkan, ditumpukan.
Maka cahaya akan selalu tampak.
Maka jalan yang penuh kelegaan, keluasaan, kelapangan akan selalu terbentang.
Yaa Allah Yaa Baatin Yang mengetahui segala rahasia
Yaa Fattah Yang membukakan segala pintu jalan keluar dari kesulitan
Yaa Allah Yaa Raafi’ yang mengangkat segala kesusahan
Yaa Allah Yaa Haadi yang maha memberikan petunjuk
kami letakkan harap kami padaMu, sungguh, kami yakin tak ada secuil pun harap kami yang akan sia-sia di hadapanMu.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: