RSS Feed

apa yang membuat kita spesial di mata orang lain?

Posted on

manusia mana yang tak ingin diistimewakan orang lain, diberikan kemudahan-kemudahan. diperlakukan berbeda dan dengan sangat baik dan sopan. setiap orang pasti demikian.

berangkat dari wacana seperti itu, akhirnya manusia-manusia mengambil jalannya masing-masing, saling sikut misalnya. demi mendapatkan perlakuan istimewa. sebab, bukan rahasia, perlakuan istimewa diberikan kepada mereka yang menduduki “kursi.” entah di kelas, di sekolah, di kantor, di organisasi, di er-te, di desa, kelurahan, instasi-instansi, dan sebagainya, dan lainnya. saling serobot demi diperlakukan berbeda dan istimewa.

tidak sedikit pula orang-orang baik berkata, bahwa demi diperlakukan spesial oleh orang lain, pertama dan utama kita harus memperlakukan orang lain pula dengan istimewa, maka barulah kita akan mendapatkannya.

realitanya, tidak sedikit pula yang telah memperlakukan orang lain dengan baik lantas dengan mudahnya mendapat perlakuan istimewa juga seperti yang diharapkan. lalu putus asa, lalu terpuruk, lalu kembalilah saling sikut.

lantas apa yang salah? bagaimana yang benar untuk bisa diperlakukan spesial oleh orang lain?

suara lain mengatakan, tidak ada manusia yang spesial, semua sama derajatnya dimata Allah. jadi perlakukan saja setiap orang sama. sama bagaimana? sementara bertemu pak er-te dengan pak lurah saja baju kita sudah beda rek! hehe

sama bagaimana? sementara bertemu presiden dengan berangkat sholat jumat juga beda kostumnya. iya tow? ayolah wis ngaku ajah! hihihi :p

berminggu-minggu yang lalu, dalam liqo, yang sangat saya senangi, diisi oleh seorang du’at. begitulah beliau menyebut dirinya. semangatnya selalu luar biasa ketika menyampaikan materi, dan sebab semangat beliau juga, aku ikut-ikutan meledak-ledak. ciyeeh!

Bu Nia, aku memanggilnya. ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) kota Kediri, koordinator umum paguyuban peduli perempuan kota Kediri sekaligus kepala staf HRD sebuah sekolah Islam terpadu. waktu itu seperti biasa, aku datang selalu terlambat, dan pamit pulang saat kajian belum tuntas, disebabkan ini itu yang harus kukerjakan sendiri, tak ada asisten yang membantu dan atau berbentrokan jadwal dengan kegiatanku yang lain.

meski satu kalimat saja, dari waktuku yang singkat itu, selalu berusaha kucatat dan kurenungkan baik-baik, bahkan sebisanya kushare, tidak hanya melalui blog, bisa jadi ku share di kelompok kajianku yang lain.

judul materi beliau waktu itu “Kedudukan Kekuatan dalam Amal Kebaikan.” tapi jangan ditanya apa keseluruhan isi materi, aku tidak tahu! hihihi

satu kalimat yang tengah dibahas ketika aku berada di sana adalah:

“kekuatan hubungan kita dengan Allah lah yang akan membantu untuk memenangkan hati musuh kita”

jreng! jreeeeng!!!

kalimat itu teringat terus-menerus hingga detik ini. kurenungkan dan kuurai sendiri. sebab keterbatasan waktuku berada di sana waktu itu, menyimak seluruh penjelasan.

akhirnya, sampai di beberapa hari terakhir, aku berpikir demikian;

“jangankan untuk memenangkan hati orang-orang yang kita kasihi/sayangi, memenangkan hati musuh-musuh kita pun kuncinya hanya ada pada seberapa kuat hubungan kita dengan Allah.”

aku berpikir sambil melihat aplikasi yang terjadi di sekitar. di sekitar kawan-kawan pun juga pasti demikian. sifat manusia dimana pun pasti sama, ada yang begini, ada yang begitu, begono, begana, begene hehehe.

akhirnya, bagiku, sesuatu yang akan membuat kita spesial di mata orang lain adalah seberapa tawadu’ (tunduk) nya kita pada Allah Ta’ala.

tawadu’ akan menjadikan kita bersikap biasa-biasa saja, tidak menyombongkan kekayaan, kelebihan-kelebihan dunia. bisa dan mampu memandang orang lain dari kelebihannya, sehingga kita hormat, kita santun, kita memperlakukannya sesuai hak(nya) semestinya mereka diperlakukan.terlebih pada mereka yang berpakaian seadanya, yang berumah begitu-begitu saja, yang hanya bisa berjalan kaki ke mana-mana, dan sebagainya, dan lain-lainnya.

aku menspesialkan kawan-kawanku yang membaca, maka aku menulis.

selamat bermuhasabah. semoga menjadi hamba-hamba yang dimenangkanNya. aamiin.

 

Image

sumber gambar: internet

 

 

 

 

 

———————–eon

kabkdr.shelter7.203907072013

 

About dkaekas

Hamba nan faqir yang mengharap sebaik-baik takdir; keridhoan Robbul'alamin

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: