RSS Feed

[cerita] hari minggu dan kata terima kasih

Posted on

Membudayakan dan mengajarkan anak untuk bisa secara konsisten mengucapkan terima kasih kepada orang lain dan menyertainya dengan rasa syukur dalam dirinya bukanlah pekerjaan sekali jadi.
Namun adalah dimulai dari kita sebagai orang tua yang juga secara kontinyu dan konsisten mengucapkan kata “terima kasih” itu pula kepada orang lain di sekitar kita yang memberi dan membantu apa saja. Termasuk konsisten mengatakan terima kasih pula kepada mereka, anak-anak yang telah memberikan bantuan kecilnya untuk kita.
Anak-anak adalah makhluk kecil dan hanya bisa mengerjakan sesuatu yang sepele dalam jangkau akal dan energi kita. Namun misi untuk mengedukasi menjadikan mereka manusia yang berkualitaspun dimulai dari kita untuk lapang dada, rendah hati mengucapkan terima kasih juga kepada mereka, anak-anak.
Hari minggu ini, karena berencana menghadiri sebuah acara,maka agenda ke pasar di skip untuk minggu pagi ini. Syukurlah ada beberapa bahan yang ada di rumah masih bisa kuolah menjadi sarapan sekaligus menu untuk siang nanti. Tinggal membeli tempe saja yang penjualnya lewat di depan rumah sambil mengayuh sepeda.
“Karin, tolong belikan tempe, itu penjualnya sudah bunda panggil,” sambil mengambil dua lembar uang ribuan di sela mengolah masakan di depan kompor.
Karin mengambil uang itu, sambil berlari. Menukarnya dengan sekerat tempe dari penjualnya yang sudah menunggu di luar.
“Ini, bunda.”
Diletakkannya tempe di meja dapur tempatku memasak, lalu dia berlari kembali ke laptop yang sedang memutar video anak-anak favoritnya, kemudian menekan icon “play” lagi setelah di “pause” nya tadi.
“Terima kasih, ya,” kataku padanya karena merasa terbantu.
“Tidak usah, tidak perlu.”
“Apa yang tidak perlu?”
“Ya itu tadi, bunda tidak perlu berterima kasih, cuma begitu aja kok.”
Aku bengong, heran, yang begitu tentu tidak biasanya.
Namun aku bersyukur, menjadi pengingatku, bahwa, keikhlasan tidak membutuhkan balasan. Sekedar kata “terima kasih” pun itu.
Di lain sisi, aku tak menyesal mengucapkan terima kasih padanya, mari kita renungkan, tentu itu telah bermakna banyak sekali.
Selamat berhari minggu!🙂

——–eon.
Kabupaten Kediri.04112012:0827

About dkaekas

Hamba nan faqir yang mengharap sebaik-baik takdir; keridhoan Robbul'alamin

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s