RSS Feed

[curcol] oleh-oleh hari ini

Posted on
Gambar

dok pribadi. foto kiriman uwak

“Bahkan mereka telah mendustakan kebenaran ketika (kebenaran itu) datang kepada mereka, maka mereka berada dalam keadaan kacau balau.” [QS. Qaf : 5]

betapa kita ini adalah manusia-manusia yang selalu mendustakan rasa sakit, anugerah dan banyak hal lain yang tak bisa kita kenali dengan tak bisa mensyukurinya, menerimanya apa adanya. menjadi ikhlas dan rela. akhirnya, hanya kekalutan dalam kepala dan keresahan hati lah kemudian yang kita miliki.

ketika sakit gigi, ruh kitalah yang mengeluh sakit. ketika hati marah, kecewa dan sedih pun, ruh kitalah yang merasakan sakit.

sakit itu kemudian akan mendekatkan kita kepada sang Khalik ketika kita bisa menerimanya, berpasarah di akhir usaha-usaha. sakit adalah media, melunturkan dosa selama kita tidak mengeluhkannya, mengumpatkan rasanya, namun menggiring bibir dan ruh kita untuk berdzikir.

suatu ketika, sebuah masalah besar datang, hingga kemudian kembalilah saya berlaku sebagai anak. mengadu dan bermanja pada kata-kata teduh ibu dan ayah. sebuah kalimat yang akan selalu saya ingat kemudian, menjadi manusia baru yang kuat dan terus berusaha kuat.

“apa yang kau hadapi sekarang adalah surgamu kelak.”

lantas saya pun berpikir. itulah memang janji Allah pada kita manusia yang istiqomah. berteguh hati melakukan apa saja, menghadapi apa saja yang ada di dunia ini tanpa menjauhi apa-apa yang sudah ditentukan Allah.

sakit yang kita derita karena berbagai macam cobaan, ujian, godaan di dunia tak akan menjadikan kita hina jika kita terus berusaha menautkan kembali diri kita dengan sang Khalik. alih-alih, Allah akan memantulkan kemuliaanNya dari dalam diri kita. berkat rahmat Allah akan menjadikan kita manusia-manusia yang lemah lembut.

“Maka, berkat rahmat Allah, engkau (Muhammad) berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya engkau bersikap keras dan berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekitarmu. Karena itu maafkanlah mereka dan memohonkanlah ampun untuk mereka, dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian, apabila engkau telah membulatkan tekad, maka bertawakallah kepada Allah. Sungguh Allah mencintai orang-orang yang bertawakal.” [QS. Ali Imran : 159 ]

———–eon.

kabupaten kediri,2036.18102012

About dkaekas

Hamba nan faqir yang mengharap sebaik-baik takdir; keridhoan Robbul'alamin

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: